Sabtu, 13 April 2013

Masih Bisakah?

Kita masih bisa berjalan beriringan dalam satu kegiatan yang sama.
Kita masih bisa meluangkan hobi bersama dalam satu periode langkah bersamaan.
Kita masih bisa untuk memperdalam karakter satu sama lain.
Kita masih bisa memperkenalkan 'ini keluargaku' dan 'ini keluargamu'.
Dan kamu pun masih bisa mengajarkan dan mengarahkanku pada satu hal positif, begitupun aku.

Namun...
Apakah kita masih bisa merajut satu tujuan hidup dalam satu ikatan suci??

Kembali Bermain Dengan Tokoh Lama

Lagi, tokoh masa lalu hadir kembali dalam kehidupanku...
Dia yang pernah aku cap 'sangat tidak baik' kini hadir dengan secercah harapan "semoga ia tidak seperti dulu". Ia tokoh ke 5 dalam kisah percintaanku...
Dan kini, Ia mengharapkan aku kembali bersamanya.
Mengayuh langkah bersama untuk satu titik tujuan kesederhanaan harta dan kekayaan hati yang membahagiakan sesama.
Tunjukkan aku jalan, yaa Tuhan... Aamiin

Bukan Gadis Lemah (Cerpen)

Lelaki pecundang nan badboy itu hadir lagi di kehidupan gadis. Ia mengatasnamakan kepalsuan cintanya untuk gadis dengan segala tipu daya dan kemunafikannya dengan gerak yang terbilang cepat, bahkan sangat cepat. Perlahan gadis luluh, bahkan luluh dan memberikan sepenuhnya ketulusan kasih sayang dan kecintaannya pada pecundang itu. Satu bulan berlalu, dan pecundang itu pergi perlahan dalam 3 hari kemudian. Awalnya Gadis sangat menerima keputusan pecundang itu menjauh dan pergi untuk 'sementara' darinya dengan alasan ingin memperbaiki diri karena dia merasa tidak pantas untuk gadis yang terlalu baik dan cerdas. Namun di luar dugaan, ternyata memang bukan itu alasan utama si pecundang pergi meninggalkan gadis. Adanya perempuan lain, yang 'sangat sesuai' dengan tipekal si pecundang, itulah penyebab utamanya. Perempuan yang dipilihnya adalah perempuan yang sangat menyukai kehidupan malamnya dengan para lelaki dalam satu ruangan bersama. Entah untuk apa.
Ya, jelas gadis sangat terpukul dan menyesal telah melimpahkan ketulusan nan kebeningan hatinya untuk badboy yang tega mengkhianatinya. Beruntung sahabat-sahabat disekeliling gadis selalu mensupport agar gadis tetap berada pada poros kehidupannya semula. Gadis cerdas. Dia dengan begitu mudahnya mengembalikan poros dan alur hatinya seperti semula tanpa kehadiran pecundang itu. Dan salah satu sahabat gadis mengatakan bahwa kondisi yang seperti inilah yang menempatkan gadis sebagai pemenang hati untuk dirinya sendiri atas kemunafikan lelaki yang melepas ketulusan yang begitu mendalam. Tuhan Maha Baik terhadap umatnya.
"Terima Kasih, Tuhan...", ucapnya.

Kamis, 11 April 2013

GERAM

  • Selalu menghargai keberadaannya, tetapi tidak dengan penghargaan darinya.
  • Selalu berkorban meluangkan waktu atas segala permintannya, tetapi tidak dengan pengorbanan darinya.
  • Selalu berusaha memberikan ketulusan, tetapi tidak dengan usaha darinya.
  • Selalu melapangkan hati atas segala kesalahan dan amarahnya, tetapi tidak dengan kelapangan darinya.
  • Selalu ingin menunjukkan sikap terbaik kepadanya, tetapi tidak dengan keinginan darinya.

Ini Kisahku...
Mungkin bukan saat bersamamu yang menjalin kasih dengan ketidakterbukaan.
Hei kamu, perempuan yang masa bodoh terhadap keadaan...
Sangat banyak hal yang belum kamu ketahui tentang dirinya. 
Tentang motifnya bersamamu saat ini.
Hati-hati. Sekali berkata bohong dan kamu yakini kebohongannya.
Semakin mudah ia bohong untuk seterusnya.

Dan ucapanku...
Selaman Menjalin Hubungan Dengan Kebohongan Besarnya...Selamanyaa...

Quote "Tentang Saran"

"Orang lain berusaha memberikan saran terbaik, tapi tidak semua saran yang disampaikan adalah saran terbaik bagi kita. Dan berusaha untuk jadi yang terbaik untuk orang lain pun belum tentu itu cara terbaik untuk jadi sosok terbaik di mata orang lain. Meskipun bukan saran terbaik yang tersampaikan tetapi tetap sampaikanlah dengan cara terbaik."

Quote Dari dan Untuk SAHABAT

Sahabat???? Sahabat itu apa??

Kalo mau dijabarin satu-satu sih bakal panjang banget, mejulur, bercabang, dan mendunia banget deh definisinya. hahaha *lebay tapi garing*
Oke, sahabat yaa sahabat. Sekali ikrar sahabat yaa berlaku untuk selamanya...

Ini dia quote tentang sahabat dari sahabat-sahabat tersayang :

"Persahabatan bukan dinilai dari berapa nilai yang dia dapatkan, tetapi bagaimana kita mengetahui betapa berharganya jika kita ada disaat kita sama-sama jatuh dan bangkit."

"Sahabat, sebuah kebanggaan besar telah menemukan sosok keluarga baru yang saling melengkapi."

"Sosok sahabat tidak pernah mengukur segala sesuatunya dari kecerdasan, strata sosial atau bahkan besarnya harta, namun dari segala hal yang dapat dijadikan bahan introspeksi diri."

"Keberadaan sahabat patut untuk selalu dihargai sebab menjadi sosok yang selalu ada di saat salah satunya jatuh itu sangatlah tidak mudah, tapi itulah persahabatan sejati."

"Sahabat menawarkan jasa untuk merubah sosok lainnya menjadi pribadi yang memiliki pandangan hidup yang jauh lebih dewasa, lebih bernyawa dan tidak hanya memandang satu sisi kehidupan"

"Kita dalam ikatan persahabatan, bukan lagi manusia hitam putih yang selalu jatuh ketika hitam di atas putih kita tidak sesuai dengan yang diharapkan."

"Sahabat menghantarkan kita pada satu pencapaian kehidupan yang warna-warni."

Kasih Sayang Klasik

Kasih sayang bukan kalimat "selalu bersamanya".
Kasih sayang bukan sebatas ungkapan bibir.
Kasih sayang bukan sebatas kalimat klasik yang monoton.
Kasih sayang bukan hal yang harus disampaikan dengan gerakan tangan nan lembut.
Kasih sayang bukan sesuatu yang lebay.
Kasih sayang juga gak harus diumbar.
Kasih sayang gak sepenuhnya harus diketahui banyak pihak.
TAPI
Kasih sayang bukan untuk 'dia', sosok yang tak mengerti makna ketulusan.
Kasih sayang tulus seharusnya tersampaikan untuk orang yang juga tulus menyayangi kita...

Obrolan Dengan Si Blog

Hello manusia maya yang hidup di blog ^_^
hahaha rasanya gak pantes gue ngomong gitu.

Sekalinya buka blog udah disapa sama web yang memperantarakan gue dengan blog ini.
Si Blog : "Lan, Lan, Lan.. Lo kemana aja ga pernah nyentuh gue?? Please, jujur! Lo bosen sama gue??" 
Gue      : "Bukan bukan.. Bukan karna gue gak suka sama lo, gue bosen atau gue sok sibuk . Tapiii..."
Si Blog : "Ya tapii apaa??"
Gue      : "Tapi karna gue pengen berusaha fokus. Fokus sama karir gue, dan juga fokus sama lo nantinya.."
Si blog speechless, melting parah dengan muka yang agak memerah.
Aaaaa....so sweet.. LOL